TERUSKAN PERJUANGAN KEMERDEKAAN INDONESIA

kemerdekaan indonesia, ke 72,Ke 73, tahun 2018, Merdeka tahun 1945,adalah pemberian jepang, adalah hadiah dari pemerintah belanda, hasil perjuangan, atas berkat rahmat allah, bukanlah hadiah dari bangsa asing melainkan hasil dari, kemerdekaan Indonesia bertepatan dengan bulan ramadhan


Oleh: Ari Ariyandi Gunawan

Mewarisi kemerdekaan bukan berarti rakyat harus berpoya-poya, hura-hura, bersuka cita, apatis, serta diam dalam kedamaian sementara kekuasaan negara di kelola secara zalim. Mewarisi kemerdekaan bagi para pemimpin di negeri ini, bagi para pejabat pemerintah, juga bukan berarti menggunakan otoritas dan kewenangannya secara sembarangan dan seenak hawa nafsunya. Mewarisi kemerdekaan bagi para tentara di negeri ini bukan berarti diam tanpa mengangkat senjata terhadap ancaman penjajahan dari negara lain. Dalam rangka mewarisi kemerdekaan Indonesia, antara aparatur pemerintah dan rakyat harus bergotong royong, kerja sama, bahu membahu, meneruskan perjuangan kemerdekaan Indonesia.

72 tahun Indonesia merdeka, semestinya Indonesia telah menjadi bangsa yang besar. Namun karena kita terlalu terlena mewarisi kemerdekaan hanya dengan suka cita, hura-hura, tidak terlalu peduli terhadap peradaban, tidak terlalu peduli dengan masa depan bangsa, maka Indonesia masih jauh dari kemandirian. Padahal bangsa yang besar harus punya kemandirian. Karena dengan kemandirian itu, akan lebih menguatkan karakter bangsa.  Bagaimana mungkin bangsa kita ini mampu bersaing dengan bangsa lain bila tidak punya karakter yang kuat.

loading...

Bangsa Indonesia akan mampu membangun karakter yang kuat dan negara yang kokoh, bila telah mencapai kemerdekaan yang hakiki. Adapun kemerdekaan yang hakiki itu dapat tercapai dengan terpenuhinya hak-hak dasar manusia, yang dengan itu derajat kemanusiaannya terangkat dan kehormatan manusia terjaga. Dengan kata lain, kemerdekaan yang hakiki tersebut dapat tercapai bila seluruh elemen bangsa mampu memelihara Agama, jiwa, akal, harta, keturunan.

Bangsa yang belum merdeka adalah bangsa yang negaranya tidak mampu memelihara Agama. Negara tersebut mengabaikan kemusyrikan, pemurtadan, dan aliran sesat. Negara yang terlalu lemah dalam menegakan hukum terhadap penista Agama. Suatu negara yang sangat marak terjadi penistaan Agama dan ulama.

Bangsa yang belum merdeka adalah bangsa yang negaranya tidak mampu memelihara jiwa warga negaranya. Negara tersebut  lemah dalam penegakan  hukum. Negara tersebut tidak peduli terhadap kesehatan warga negaranya. Nagera tersebut sangat lemah dalam menjaga kemanan dan ketertiban warganya. Negara  tersebut  tidak mampu memelihara persatuan dan kesatuan bangsa.

Bangsa yang belum merdeka adalah bangsa yang negaranya tidak mampu memelihara akal. Semakin banyak pengguna narkoba di suatu negara, maka semakin lemah negara tersebut dalam memelihara akal rakyatnya. Merebaknya narkoba, minuman keras, pornografi, ramainya tempat-tempat hiburan yang tidak pantas bagi manusia, sistem pendidikan yang rusak, itu semua merupakan representasi  lemahnya negara terhadap pemeliharaan akal rakyatnya.

Bangsa yang belum merdeka adalah bangsa yang negaranya tidak mampu menjaga harta. Negara yang tidak mampu menjaga harta rakyatnya adalah negara yang banyak hutangnya ke negara lain. Negera itu juga tidak pandai mendistribusikan pajaknya secara benar dan tepat sasaran. Negara yang culas dalam berekonomi, yang seringkali memonopoli. Di negara tersebut korupsi merajalela, riba juga sangat merebak, dan mengabaikan perjudian. Negara yang lemah dalam menjaga lingkungan hidup juga merupakan negara yang tidak mampu menjaga harta.

Bangsa yang belum merdeka adalah bangsa yang negaranya tidak mampu menjaga keturunan. Negara yang tidak mampu menjaga keturunan adalah negara yang lemah dalam membangun generasi yang baik. Negara yang moralitas rakyatnya rendah.Negara yang mengabaikan maraknya perzinahan dan membiarkan perkembangan LGBT. Kerusakan sosial adalah representasi lemahnya negara dalam menjaga keturunan.

Bila semua keadaan tersebut terjadi dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini, maka memperbaikinya sama dengan meneruskan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Demikian pula, sebaik-baiknya mewarisi kemerdekaan adalah meneruskan perjuangan kemerdekaan Indonesia.



Tidak ada komentar: