3 Pahala Bersedekah Kepada Pelaku Maksiat




Oleh: Ari Ariyandi Gunawan

Tidak layak bersedekah kepada pelaku maksiat. Karena tujuan dari adanya sedekah itu agar manusia jauh dari kemaksiatan. Tapi, bagaimana bila kita bersedekah kepada orang lain, ternyata digunakan untuk melakukan kegiatan maksiat?
Jawabannya, bila kita sama sekali tidak tau sebelumnya, bahwa apa yang kita sedekahkan digunakan untuk maksiat, ada 3 pahala yang bisa kita peroleh.


Pahala yang pertama tentu saja pahala sedekah. Ini sangat rasional, bahwa balasan kebaikan niscaya kebaikan pula. Namun Allah yang mengatur pahala itu, yang kadang pahala sedekah itu sifatnya gaib dan misterius, kadang datangnya tidak disangka-sangka, kadang tidak terasa sudah ada pada diri kita, bahkan berupa berbagai macam kebaikan. Kita dapat membayangkan banyaknya pahala kebaikan dari sedekah itu seperti digambarkan dalam Al-Qur’an:  
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Q.S. Al-Baqarah [2]: 261)

Pahala yang kedua adalah pahala sabar. Bila kita sudah mengetahui bahwa apa yang kita sedekahkan ternyata digunakan untuk maksiat. Bersabar akan hal itu, tanpa merasa ridha akan perbuatan maksiat, maka kita akan mendapatkan pahala sabar. Sedekah yang disertai  kesabaran bakal mendatangkan pahala yang lebih baik.
Allah SWT berfirman:
Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan (Q.S.An-Nahl: 96)

Pahala yang ketiga adalah pahala niat baik. Pahala ini disebabkan kita tidak ridha terhadap kemaksiatan. Kita ingin mengubah kemaksiatan itu menjadi ketaatan kepada Allah. Kita tidak ingin mengulangi bersedekah kepada pelaku maksiat. Itulah niat baik yang niscaya dapat mendatangkan pahala. Baru berniat baik saja sudah dapat mendatangkan pahala, bagaimana kalau dilaksanakan. Perhatikan hadits berikut ini, yang mengungkapkan adanya pahala niat baik:  Dari Anas Radhiyallahu anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Barang siapa menginginkan kebaikan kemudian tidak mengerjakannya, maka satu kebaikan di tulis untuknya. Jika ia mengerjakan kebaikan tersebut, maka sepuluh kebaikan ditulis baginya. Dan barangsiapa menginginkan kesalahan kemudian tidak mengerjakannya, maka tidak ditulis apa-apa baginya. Jika ia mengerjakan kesalahan tersebut, maka ditulis satu kesalahan baginya. []

dari ayat alquran pahala bersedekah bulan ramadhan hari jumat kepada orang tua bulan puasa untuk anak yatim kepada keluarga pada orang tua anak yatim al quran al fatihah akan lenyap apabila anak yatim piatu sedekah air sedekah adalah  terhadap kerabat berlipat ganda bulan muharram bina masjid buku bulan rajab di masjid dengan ikhlas di mekah meminjamkan uang sedekah ilmu orang yang bersedekah itu seperti jariah jariyah jariyah adalah kepada istri ke orang tua kepada saudara makanan menurut islam


Tidak ada komentar:

Posting Komentar