![]() |
| Ari Ariyandi Gunawan (Presiden Media Harokah) |
Politik itu kegiatan mengurusi urusan umat. Bila pelaku politiknya orang jahat, maka akan banyak kejahatan dan umat akan dipimpin oleh orang jahat. Sebaliknya, bila pelaku politiknya orang baik, maka akan banyak kebaikan dan umat akan dipimpin oleh orang yang baik.
Politik sebagai alat untuk mencapai tujuan kekuasaan dan kebenaran. Ketika ada politisi bermasalah dalam mencapai tujuan, terlibat korupsi dan lain sebagainya, yang salah bukan politiknya, tapi politisinya. Tidak ada politik itu kejam, kecuali dari oknum politisinya.
Pemerintahan harus bersih dari kecurangan. Kalau pemerintah kotor akan banyak sekali kezaliman, korupsi bisa terjadi di mana-mana, banyak orang-orang yang tidak amanah menduduki pemerintah, akibatnya rakyat akan sengsara di mana-mana. Kalau ingin pemerintah bersih, satu-satunya jalan harus terlibat politik, menjadi orang yang amahah untuk menguasai pemerintah atau mendukung orang-orang yang amanah menguasai pemerintah.
Kekuasaan dapat menghentikan kemaksiatan dengan cepat dan efektif. Tempat-tempat hiburan yang membawa kemaksiatan dan kemudaratan yang besar akan mudah dihentikan oleh orang berkuasa yang tidak menyukai kemaksiaatan. Jalan untuk mencapai kekuasaan itu, tidak ada jalan lain, kecuali dengan jalan politik. Maka, betapa sangat penting politik bagi umat Islam.
Kesadaran individu muslim, setelah mampu melakukan reformasi pada diri sendiri, maka kehadirannya dapat membawa kebaikan bagi yang lain. Karena itu, reformasi pada seluruh aspek kehidupan merupakan wujud kesadaran individu muslim. Dari sinilah, politik bisa dijadikan sebagai suatu jalan menuju reformasi pada seluruh aspek kehidupan, sehingga tercapai kemaslahatan umum.
Politik dan Demokrasi
Percuma berpolitik, melakukan perang pemikiran, menegakan syariat, tapi golpot saat pemilu. Apa yang dilakukan saat golput, tidak ada manfaatnya, malah lebih banyak mudaratnya. Sedangkan bila tidak golput, sangat berpeluang menyelamatkan umat dari kajahatan dan tindak kezaliman.
Bila ada yang bilang, demokrasi itu tidak sepenuhnya mendukung syariat Islam di terapkan dalam negara .Jawabannya, akan lebih kurang mendukung lagi, bila menegakan syariat Islam, tapi tidak berdemokrasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar